Pondok Pesantren Darussalam Tegal Rejo, Desa Pelita Jaya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, menjadi pusat berkumpulnya ribuan jamaah dalam acara Haul Akbar yang berlangsung khidmat pada Sabtu malam Ahad, 31 Januari 2026 pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini merupakan momentum spiritual yang penuh makna, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara ulama, umara, dan masyarakat luas.
Acara Haul Akbar ini diselenggarakan dalam rangka memperingati haul para ulama besar, yaitu Syech Abdul Qodir Al Jailani Ra., Al Maghfurlah Syech Ahmad Jauhari Umar, Syech Kyai Ageng Basyariyah Sewulan, dan Syech Kyai Ageng Mohammad Besari. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Haul para masyayikh, Harlah Manaqib Jawahirul Ma’ani, serta Milad ke-23 Pondok Pesantren Darussalam Tegal Rejo Desa Pelita Jaya.
Kehadiran tokoh-tokoh penting menambah khidmat dan semarak acara ini. Turut hadir Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, Gubernur Sumatera Selatan Bapak H. Herman Deru, SH.MM, Bupati OKU Timur Bapak Ir.H. Lanosin, MT.MM, Kapolres OKU Timur, Danramil Buay Madang, Camat Belitang Madang Raya, serta seluruh unsur Forkopimda. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan nyata terhadap peran pesantren sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat.
Sekitar 10.000 jamaah dari berbagai daerah turut menghadiri acara ini. Mereka datang dengan penuh antusias, memadati area pondok pesantren sejak sore hari. Suasana religius terasa kuat dengan lantunan shalawat, dzikir, dan doa yang menggema sepanjang acara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Manaqib Jawahirul Ma’ani yang dipimpin langsung oleh Pimpinan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Tegal Rejo Desa Pelita Jaya, Romo KH. Ahmad Rumani Jauhari. Pembacaan Manaqib ini menjadi sarana untuk mengenang keteladanan para ulama serta memperkuat kecintaan jamaah terhadap perjuangan mereka dalam menyebarkan Islam.
Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Romo KH. Raden Mas Hadi Prawiranegara dari Mojokerto Jawa Timur. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya memilih guru yang memiliki nasab keilmuan yang jelas serta sanad ilmu yang tersambung hingga Rasulullah SAW. Menurutnya, keberkahan ilmu sangat bergantung pada kejelasan sanad tersebut.
Beliau juga mengingatkan pentingnya tradisi haul sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berjasa dalam menyebarkan ajaran Islam. Haul bukan sekadar ritual, tetapi juga momentum untuk meneladani akhlak, perjuangan, dan keikhlasan para masyayikh dalam berdakwah.
Sementara itu, dalam sambutannya, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran Pondok Pesantren Darussalam Tegal Rejo dalam mencetak generasi yang berakhlak dan berilmu. Beliau menegaskan pentingnya sinergi antara pesantren dengan dunia pendidikan, baik pendidikan Islam maupun pendidikan umum.
Lebih lanjut, beliau juga menyoroti pentingnya digitalisasi pesantren sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, pesantren harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang menjadi ciri khasnya. Dengan demikian, pesantren dapat tetap relevan dan berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di era modern.
Gubernur Sumatera Selatan, Bapak H. Herman Deru, SH.MM dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan pesantren di wilayah Sumatera Selatan. Ia berharap pesantren dapat terus menjadi benteng moral dan pusat pendidikan karakter bagi generasi muda.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan, memohon keberkahan bagi para ulama yang telah wafat, serta keselamatan dan kemajuan bagi bangsa dan negara. Ribuan jamaah larut dalam suasana haru, menengadahkan tangan dengan penuh harap kepada Allah SWT.
Haul Akbar ini tidak hanya menjadi ajang mengenang para ulama, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Selain itu, momentum Milad ke-23 Pondok Pesantren Darussalam Tegal Rejo menjadi refleksi perjalanan panjang dalam mendidik generasi yang berakhlak mulia.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan nilai-nilai keislaman, kecintaan kepada ulama, serta semangat menuntut ilmu terus tumbuh di tengah masyarakat. Pondok Pesantren Darussalam Tegal Rejo pun semakin kokoh sebagai pusat pendidikan dan dakwah yang membawa manfaat bagi umat dan bangsa.
.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)
Posting Komentar untuk "Wamendiktisaintek RI Prof. Dr. Fauzan, M.Pd Hadiri Haul Akbar Ponpes Darussalam Tegal Rejo – Pelita Jaya"